Fakultas Syariah dan Bisnis Islam merupakan salah satu dari dua fakultas yang ada di Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean (INHAFI Bawean). Fakultas ini resmi berdiri bersamaan dengan keluarnya izin alih status atau alih bentuk perguruan tinggi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri Bawean menjadi Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean pada tanggal 23 Januari 2025.
Sebelum bertransformasi menjadi institut, cikal bakal INHAFI Bawean dimulai dari pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Hasan Jufri Bawean pada bulan Juni 2010. Pada masa awal berdirinya, STAI Hasan Jufri Bawean hanya membuka dua program studi, yaitu Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah).
Seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi berbasis keislaman, STAI Hasan Jufri menambah dua program studi baru pada tahun 2016, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyah). Selanjutnya, pada tahun 2023 kembali dibuka dua program studi baru, yaitu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Perbankan Syariah (PS).
Dengan perkembangan tersebut, ketika resmi beralih bentuk menjadi Institut, struktur kelembagaan STAI Hasan Jufri Bawean pun diperluas dan dibagi menjadi dua fakultas. Salah satunya adalah Fakultas Syariah dan Bisnis Islam, yang mengelola tiga program studi di bidang hukum dan bisnis Islam, yaitu:
- Hukum Ekonomi Syariah (HES)
- Hukum Keluarga Islam (HKI)
- Perbankan Syariah (PS)
Hingga kini, Fakultas Syariah dan Bisnis Islam INHAFI Bawean terus berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan dan praktik hukum dan bisnis Islam yang unggul, kompetitif, berjiwa entrepreneur, serta berkarakter pesantren, dalam rangka mencetak sarjana yang profesional, religius, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.








