Fakultas Syari’ah dan Bisnis Islam (FASBI) Institut Agama Islam Hasan Jufri (INHAFI) Bawean kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang akademik dan publikasi ilmiah. Empat dosen terbaik FASBI berhasil berkontribusi sebagai penulis dalam penerbitan book chapter nasional bertema hukum Islam yang kini mulai menarik perhatian kalangan akademisi dan praktisi hukum Islam.
Book Chapter tersebut meliputi buku Hukum Waris Islam karya Dr. Ainun Barakah, M.H.I bersama Ulfatun Najiha, M.H.I, kemudian buku Hukum Perdata Islam karya Yusmita, M.H, serta buku Hukum Perkawinan Islam karya M. Halilurrahman, M.H. Ketiganya menjadi bukti nyata komitmen dosen FASBI dalam mengembangkan tradisi akademik dan memperkuat literasi hukum Islam di lingkungan perguruan tinggi.
Dekan Fakultas Syari’ah dan Bisnis Islam, Masruha, S.Sy., M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para dosen tersebut. Menurutnya, hadirnya karya ilmiah dalam bentuk book chapter bukan sekadar pencapaian individu, melainkan bagian dari upaya membangun kultur akademik yang produktif dan berdaya saing.
“Ini menjadi kebanggaan besar bagi Fakultas Syari’ah dan Bisnis Islam INHAFI Bawean. Kehadiran karya-karya dosen dalam publikasi nasional menunjukkan bahwa dosen FASBI terus aktif berkontribusi dalam pengembangan keilmuan hukum Islam dan menjawab kebutuhan akademik masyarakat,” ungkap Masruha.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pimpinan kampus INHAFI Bawean juga terus mendorong para dosen untuk aktif menulis, meneliti, dan mempublikasikan karya ilmiah sebagai bentuk pengabdian intelektual kepada dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Book chapter Hukum Waris Islam mengulas berbagai persoalan kewarisan Islam secara sistematis dan kontekstual, terutama dalam menjawab dinamika hukum keluarga di tengah masyarakat modern. Sementara Hukum Perdata Islam menghadirkan pembahasan mendalam mengenai prinsip-prinsip hukum perdata dalam perspektif syari’ah. Adapun Hukum Perkawinan Islam mengangkat isu-isu penting seputar hukum perkawinan, mulai dari konsep dasar hingga implementasinya dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia.
Terbitnya ketiga buku tersebut sekaligus mempertegas eksistensi FASBI INHAFI Bawean sebagai fakultas yang tidak hanya fokus pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga aktif menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Dengan capaian ini, FASBI INHAFI Bawean berharap dapat terus melahirkan karya-karya akademik berkualitas serta memperkuat peran institusi dalam pengembangan hukum Islam, ekonomi syari’ah, dan kajian keislaman di tingkat nasional maupun internasional.


